Tuesday, September 10, 2019

Mendesain Dapur Impian: Yuk Kenali Aspek-Aspek dalam Merancang Sebuah Dapur


Kitchen Pixabay Free Image
Dapur adalah salah satu ruang paling penting dari sebuah rumah. Seperti yang kita pahami bahwa fungsi sebuah rumah adalah menjadi bagian pemenuhan kebutuhan dasar manusia, disamping itu, selain bekerja dan beristirahat manusia juga membutuhkan asupan makanan. Disinilah peran dapur sebagai tempat memasak dan penyajian makanan.

Dalam sejarahnya, dapur bahkan menjadi ruang sosial tersendiri, dimana para ibu rumah tangga (dalam beberapa kesempatan) saling berinteraksi dan memasak bersama. Dapur juga bisa mengindikasikan kesejahteraan hidup, dimana jika dapur yang mengepulkan asap atau menyebarkan bau sedap berarti suatu keluarga memiliki hidangan untuk dimakan. Semakin sering mengepul, semakn sejahtera pula suatu keluarga. Setidaknya dalam urusan makan. Itu sebabnya banyak didapati rumah-rumah tradisional zaman dahulu (khususnya di Indonesia) memiliki dapur yang luas dan bahkan diletakkan di bagian depan rumah, untuk menampung banyak orang saat memasak bersama dan untuk kemudahan akses.

Nah, dari asal usul pentingnya dapur tersebut, kali ini kita akan membahas apa saja yang harus diperhatikan saat merancang sebuah dapur secara baik dan benar. Anda penasaran?,
berikut penjabarannya:

Ruang Kerja dan Gerak (Workspace and Flow)
Di dapur, jika dijabarkan ada banyak sekali aktifitas yang dilakukan mulai dari mencuci bahan makanan, memotong, memasak, menyimpan dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut harus diakomodasi oleh ruang dengan baik agar kegiatan di dapur dapat terlaksanakan dengan efisien. Berkaitan dengan itu, di dapur setidaknya ada 5 kelompok ruang sebagai berikut:
  1. Area Pantry: Tempat lemari es, penyimpanan bahan, makanan kaleng, dsb.
  2. Area Simpan/"Gudang": Tempat untuk alat-alat memasak seperti kuali, panci, dsb.
  3. Area Wastafel: Untuk mencuci dan membersihkan bahan dan peralatan.
  4. Area Persiapan & Kerja: Biasanya berupa ruang yang cukup luas untuk pekerjaan dapur seperti menyiapkan bahan & bumbu, memotong bahan, dsb.
  5. Area Memasak: Yaitu area tempat kompor dan oven, atau alat semisalnya.
Nah, ibarat gerak kerja karyawan di kantor dengan kursi putarnya, terdapat 3 area penting juga di dapur yang saling dan sangat berkaitan agar bekerja di dapur menjadi efisien. Tiga area tersebut adalah area pantry, area wastafel, dan area persiapan. Ketiga ruang ini membentuk "Area Segitiga" yang posisinya berbeda-beda sesuai dengan konfigurasi dapur yang diaplikasikan.

Tipe-tipe konfigurasi Dapur
Dalam penyusunan ruang dan bentuk rumah yang dirancang, dapur mungkin untuk disusun dalam beberapa cara. Diantara yang paling umum adalah: Bentuk Linear/lurus (Dapat berupa 2 baris lurus),
Bentuk huruf L, dan Bentuk huruf .


Sekian dulu ulasan yang kami sampaikan tentang aspek-aspek dalam merancang dapur yang baik pada kesempatan kali ini. Terimakasih sudah menjadi pembaca yang budiman. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di artikel berikutnya!

Next On:
Mendesain Dapur Impian (Part 2): Modul, Dimensi, dan Tips Tentang Ruang Dapur

.
-------------------------------------------------

4 comments:

  1. Mantaaap.jarang-jarang baca ilmu tentang per arsitekturan. Akhirnya gue bisa baca dari Blog Kang Habibi ini .

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasiih sudah mampir, moga betah jadi pembaca setia arsilogi.

      Delete
  2. Wah.. 1 dari sekian ruangan yang paling saya suka. Dapur, boleh nih ntar bngun rumah yg design dapur nya bang wirawan 😂😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha,
      ashiappp.. just contact us for further business inquiries.

      Delete

author
ARSILOGI
Adalah sebuah portal untuk berbagi berbagai hal tentang arsitektur. Ada info menarik, cerita, contoh projek, imajenasi dan banyak lagi. Selengkapnya..